Wanita dan Dakwah


Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Bazz Rahimahullah
(Majmu’ Fatawa wa Maqaalat, 7/323-326)

Wanita sama seperti pria dalam kewajiban berdakwah kepada Allah dan beramar ma’ruf nahyi mungkar.

Dalil-dalil dari Al-qur’an dan Sunnah mencakup semuanya, kecuali yang dikecualikan oleh dalil. Ucapan para ulama juga jelas dalam hal itu. Diantara dalil dari Al-qur’an tentang hal itu (yang artinya): “Kaum mukminin dan mukminat, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian lainnya. Mereka menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar.” (At-Taubah : 71)
 
Selengkapnya »



Jangan Bermudah-Mudah Dalam Berfatwa !


Dr. Anas Ahmad Karzun
 
Dan dari apa-apa yang bisa diambil terhadap sebagian penuntut ilmu (sebagai celaan untuk mereka) dalam pembahasan kita (yaitu jujur dan amanah) adalah bermudah-mudahannya mereka dalam berfatwa dengan semata-mata bermodalkan penelaahan / pengetahuan mereka dalam sebagian hukum-hukum syar’i. Sehingga salah seorang dari mereka menyangka bahwa dirinya sudah menjadi ahli fatwa dan mencoba meluruskan pendapat ahli fiqh atau membantahnya.
 
Selengkapnya »



Nasehat bagi Blogger Salafy


Al Ustadz Abu Muhammad Abdul Mu’thi Al-Maidani 
 
Pertanyaan:
 
Assalamu’alaikum. Adakah nasehat untuk kita semua khususnya thullab para pengelola blogger? Jazakumullohu khoiron

Selengkapnya »



Al Wala’ dan Al Bara’ Adalah Sebuah Keharusan !


Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al Atsari 
 
Termasuk ke dalam pokok aqidah al Islamiyyah, bahwa seorang muslim wajib berpegang teguh dengan aqidah ini, memberikan wala’ ( loyalitas kecintaan kepada ahlinya) dan memberikan sikap bara’ (antipati kebencian terhadap musuh-musuhnya). Maka wajib mencintai ahli tauhid dan ikhlas dan menolong mereka serta membenci ahli syirik dan memusuhinya. Yang demikian itu adalah milahnya Ibrohim dan orang-orang yang bersamanya di mana kita diperintah untuk mengikutinya. Allah berfirman (yang artinya), "Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrohim dan orang-orang yang bersama dengan dia, ketika mereka berkata kepada kaum mereka: Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari kekafiranmu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja." (QS Al Mumtahanah: 4). Ia juga sebagai diennya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.
 
Selengkapnya »



Nasehat Untuk Salafiyyin


Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsari 
 
Bismillahirrohmanirrahiim
 
Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatuh
Kepada Ikhwah Salafiyyin Al mukhtaramiin

Alhamdulillah washolatu wa salamu ‘ala rosulillah wa’ala alihi wa sohbihi wa man waa lah, Amma ba’du

Perkara yang tidak diragukan lagi bahwa berjihad dengan hujjah dan burhan dalam berdakwah, mengikhlaskan ibadah hanya untuk Alloh, membantah kesyirikan dan kesesatan dengan segala bentuknya, menghancurkan syubhat-syubhat dan melenyapkan fitnah syahwat, adalah amalan yang paling utama. Dengan demikian, maka bangkitlah para ahlul haq di setiap zaman dan tempat mengangkat bendera kebenaran sebagai pembela Agama Alloh, KitabNya, dan RasulNya, menjadi penasehat umat, merealisasikan firman Allah “Kamu adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Alloh” (Q.S. Ali Imran:110).
 
Selengkapnya »



Hikmah Dalam Dakwah !


Syaikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz

Soal: 

Wahai Syaikh, sebagian besar perselisihan yang terjadi di kalangan orang-orang yang terjun di medan dakwah ilallah menyebabkan kelemahan dan hilangnya wibawa kaum muslimin. Kebanyaan perselisihan itu terjadi karena kebodohan mereka terhadap adab dalam  perselisihan. Bagaimanakah pengarahan Syaikh terhadap masalah ini?

Selengkapnya »



Salahkah Sikap Keras Dalam Dakwah?


Al Ustadz Abdul Mu’thi Al Maidany
 
Islam memiliki cara dan metode dalam berdakwah sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Tentunya hal itu tidak lepas dari bimbingan syari’at. Terkadang dakwah harus disampaikan dengan sikap lemah lembut dan terkadang dengan sikap keras, tegas, dan lugas. Namun sikap yang kedua ini sering dianggap sebagai sikap yang salah dan tidak mengandung hikmah. Bahkan terkadang dianggap dapat menimbulkan akibat yang fatal bagi dakwah itu sendiri. Sehingga muncul protes dari berbagai pihak ketika salah seorang da’i bersikap keras, tegas dan lugas dalam dakwahnya.
Selengkapnya »



Bagaimana Mendakwahi Masyarakat Awam Agar Mengikuti Manhaj Salaf ?


Asy Syaikh DR. Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali

Pertanyaan:
 
Bagaimana mendakwahi masyarakat awam agar mengikuti salafiyah, manhaj salaf (berislam dengan pemahaman salafus shalih [generasi awal Islam yang shalih] –pent), terutama apabila mereka sebelumnya telah terpengaruh dengan dakwah yang menyimpang?

Selengkapnya »



Keutamaan Dakwah ke Jalan Allah


Al Ustadz Ja’far Shalih

Ketika seseorang telah mengetahui kebenaran dan mengamalkannya, maka tahapan selanjutnya adalah mendakwahkan kebenaran yang ia pegang dan bersabar dalam mendakwahkannya. Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam dan generasi salaf terdahulu adalah sebaik-baik tauladan dalam hal ini. Sehingga merekalah golongan pertama yang berhak mendapatkan keberuntungan dan selamat dari termasuk golongan yang merugi. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), "Demi Masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, dan mengerjakan amal saleh, dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran, dan nasehat menasehati supaya menetapi kebenaran." (Al Ashr:1-3) 

Selengkapnya »