Al Qiyadah Al Islamiyah dan Modus Penyebarannya


Redaksi Majalah Asy Syariah

Al-Masih Versi Al-Qiyadah Al-Islamiyah

Adalah salah satu kelompok yang memanfaatkan keyakinan akan munculnya Al-Masih. Pencetus aliran ini mengaku bahwa dirinya telah mendapat wahyu di gunung Bunder, Bogor, dan menjadi Al-Masih, atau yang diistilahkan Mesias yang dijanjikan sebagai penyelamat. Dia sebut dirinya sebagai Al-Masih Al-Maw’ud, artinya Al-Masih yang dijanjikan.

Selengkapnya »



Ajaran Sesat Rasul Baru Al Qiyadah Al Islamiyyah


Al Ustadz Abu Faruq Ayip Syafruddin 
 
“Aku Al-Masih Al-Maw’ud menjadi syahid Allah bagi kalian, orang-orang yang mengimaniku, dan aku telah menjelaskan kepada kalian tentang sunnah-Nya dan rencana-rencana-Nya di dalam hidup dan kehidupan ini sehingga dengan memahami sunnah dan rencana-rencana-Nya itu kalian dapat berjalan dengan pasti di bawah bimbingan-Nya."

Selengkapnya »



Terorisme dan Faham Khawarij


Fadhilatus Syaikh Dr. Sholeh bin Sa’ad As-Suhaimi Al-Harbi

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada yang tidak ada nabi setelahnya… waba’du.

Allah tabaroka wa ta’ala telah memuliakan kita dengan kemuliaan yang agung berupa pengutusan nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam, sehingga Allah keluarkan kita dari kegelapan menuju cahaya, Allah muliakan kita setelah kehinaan dan Allah satukan kita setelah perpecahan, bahkan Allah jadikan kita bersaudara, berkasih sayang dan bersatu padu, tak ada kelebihan bagi seseorang atas yang lainnya kecuali taqwa. Allah berfirman (yang artinya), "Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." [Al-Hujuraat: 13].
 
Selengkapnya »



Syubhat Jamaah Tabligh


Syaikh Ali Bin Hasan Bin Ali Bin Abdul Hamid Al Halabi
 
Pertanyaan 1 :

Ada syubhat (kerancuan) yang datang dari Jamaah (Firqah) Tabligh sampai-sampai mereka menyebarkan kitab yang ditulis oleh Syaikh Abu Bakar Jabir Al Jazairi yang berisi pujian-pujian dari Syaikh Abdul Aziz bin Bazz. Mereka mengatakan bahwa adanya anjuran umum bagi para Thalibul Ilmi (penuntut ilmu) untuk ikut serta dengan Gerakan Jamaah Tabligh dengan tujuan berusaha memperbaiki dan menasehati mereka. Tentunya ucapan ini disambut dengan gembira oleh sebagian orang. Karena itu, syubhat tersebut (berarti menganjurkan umat, pent.) untuk masuk ke dalam gerakan ini. Padahal Anda telah memperingatkan (umat) dari perbuatan tersebut.

Kemudian yang kedua, berkaitan dengan ucapan Syaikh bin Bazz kepada koordinator atau penanggung jawab Jamaah Tabligh untuk tidak mempergunakan praktek baiat tetapi hendaklah kalian menggunakan praktek janji setia (mu’ahadah), apakah ini merupakan suatu pemalingan atau perubahan dari satu macam (ikatan tertentu, pent.) kepada (ikatan) lain atau hanya sekedar pendapat Syaikh Bin Bazz saja (yang bisa jadi benar dan bisa jadi salah). Dan apakah ada pendapat para imam sebelum Syaikh Bin Bazz.
Selengkapnya »



Rusaknya Aqidah Firqah Tabligh


Al Ustadz Azhari Asri

Mungkin ada yang bertanya : “Kenapa dakwah Salafiyah sering membicarakan kejelekan fulan dan fulan, kelompok ini dan kelompok itu. Apakah ini bukan termasuk ghibah.” Ketahuilah wahai saudaraku, tidaklah semua ghibah diharamkan. Ada jenis ghibah tertentu yang diperbolehkan. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan : “Ketahuilah bahwasanya ghibah diperbolehkan bila untuk tujuan yang benar dan syar’i yang tidak mungkin dapat dicapai (tujuan itu) kecuali dengannya.
 
Selengkapnya »



Sesatkah Jamaah Tabligh?


Al Ustadz Muhammad Ali Ismah Al Medani

Bagi seorang yang ingin mengetahui kesesatan sebuah paham atau kelompok hendaknya dia mengetahui terlebih dahulu mana pemahaman yang benar dan mana pemahaman yang salah. Banyak kita saksikan seseorang kebingungan bila dia mendengar atau membaca pernyataan bahwa : Ini adalah pemahaman yang sesat dan itu adalah pemahaman yang menyeleweng! Mengapa dia bingung. Hal itu terjadi tidak lain karena dia belum mengetahui perkara yang benar dan yang salah. Kebingungan ini tidak hanya melanda orang awam saja. Akan tetapi para pelajar, mahasiswa, dan kalangan intelek pun mengalami hal yang sama. Untuk itu sudah seharusnya seorang itu terlebih dahulu mengetahui kebenaran sehingga bila diajak berbicara tentang firqah-firqah sesat semacam syi’ah, mu’tazilah, jahmiyah, dan lain-lainnya tidak akan merasa heran. Begitu juga berkaitan dengan tema yang akan kita angkat kali ini tentang jamaah tabligh. Sudah semestinya seorang Muslim mempelajari kebenaran yang terdapat pada manhaj Ahlus Sunnah wal Jamaah dan bagaimana sikapnya terhadap jamaah ini.
Selengkapnya »



Jamaah Tabligh


Al Ustadz Muhammad ‘Ali ‘Ishmah Al Medani

Berpenampilan zuhud. Berjalan ke sana kemari. Bergerombol. Ada yang menenteng kompor. Ada yang berjalan telanjang kaki. Mengajak orang-orang ke masjid. Mereka jama’ah (firqah) Tabligh [1]. Ada apa lagi dengan mereka? Tidakkah cukup satu edisi membicarakan tentang mereka? Tidakkah merasa bosan? Apakah orang yang berdakwah, mengajak ke masjid dan rajin beribadah itu dikatakan sesat? Beranikah engkau menyatakan mereka sebagai orang yang sesat?! Itulah permasalahannya! Apakah kita tega untuk menyatakan sesat orang yang memang telah dikatakan sesat oleh para ulama kaum muslimin?! Apakah kita tetap lebih mendahulukan perasaan kita daripada ilmu yang menerangkan siapa mereka sebenarnya di balik baju kezuhudannya?! Apakah kita ragu mengatakan sesat orang yang memang sesat tetapi menutupi kesesatannya dengan berpura-pura zuhud??
Selengkapnya »



Ahmadiyah


Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan

Kami mohon penjelasan Syaikh terhadap kelompok (Ahmadiyah) Qodiyaniyah dan tentang pernyataan mereka bahwa mereka memiliki nabi bernama Ghulam Ahmad Al Qodiyani.

Selengkapnya »