Figur Teladan


Al Ustadz Abu Usamah bin Rawiyah An Nawawi 
 
Tidak ada teladan sebaik Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam. Barangsiapa meneladani Rasulullah Sholallahu ‘Aliahi Wasallam, niscaya ia akan menjadi teladan. Seribu lima ratus tahun yang silam, siapa yang tidak mengenal sosok Abu Bakar, khalifah pertama pengganti Rasulullah sebagai imam umatnya? Dialah pribadi paling mulia di antara umat Muhammad. Siapa pula yang tidak mengenal Umar bin Khaththab, orang terbaik setelah Abu Bakar? Demikian juga dengan Utsman bin ‘Affan, orang terbaik setelah Umar, serta Ali bin Abu Thalib, yang merupakan orang terbaik setelah Utsman?

Selengkapnya »



Islam itu Indah: Pandangan yang Benar tentang Jihad dan Amar Ma’ruf Nahi Munkar


Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di 
 
Keindahan selanjutnya adalah ajaran jihad, perintah untuk melakukan semua yang ma’ruf, dan larangan dari semua yang mungkar dalam agama ini. Jihad yang dikandungnya sebenarnya dimaksudkan untuk menolak tindakan aniaya orang-orang zhalim terhadap hak-hak agama ini dan dakwahnya. Inilah jenis perjuangan yang paling afdhal di mana tidak dimaksudkan dengannya ambisi, tamak, atau keinginan-keinginan hawa nafsu lainnya.

Selengkapnya »



Jangan Bermudah-Mudah Dalam Berfatwa !


Dr. Anas Ahmad Karzun
 
Dan dari apa-apa yang bisa diambil terhadap sebagian penuntut ilmu (sebagai celaan untuk mereka) dalam pembahasan kita (yaitu jujur dan amanah) adalah bermudah-mudahannya mereka dalam berfatwa dengan semata-mata bermodalkan penelaahan / pengetahuan mereka dalam sebagian hukum-hukum syar’i. Sehingga salah seorang dari mereka menyangka bahwa dirinya sudah menjadi ahli fatwa dan mencoba meluruskan pendapat ahli fiqh atau membantahnya.
 
Selengkapnya »



Antara Jujur, Amanat, Dusta, dan Khianat


Redaksi Al Wala’ Wal Bara’
 
Kejujuran adalah akhlak yang tinggi, pondasi segala keutamaan, dengannyalah roda kehidupan akan lurus dan berjalan dengan lancar, sungguh kejujuran akan mengangkat derajat pelakunya disisi Alloh subhanahu wa ta’ala dan di tengah-tengah manusia, maka dengan itu Alloh memerintahkan untuk bersama dengan orang-orang jujur. Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman (yang artinya): "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar" (Q.S. At-Taubah :119).
 
Selengkapnya »



Menanam Mahabbah Menuai Ukhuwwah


Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al Atsary
 
Mahabbah dari asal kata al-hub yang bermakna cinta, keberadaannya begitu berarti dalam kehidupan manusia, ia bukanlah sekedar cerita indah tapi asyik, bukan pula pemicu kecemburuan yang berbuntut, hanya orang-orang yang beriman yang mampu menginterpretasikan nilai positif dan berharga darinya.
 
Apa jadinya bila manusia hidup tanpa cinta, ketidakstabilan dan kesenjangan serta kekacauan tentu mewarnai perjalanan hari-harinya di dunia, pola kehidupan hewani yang kemudian jadi acuan, siapa kuat dialah yang berkuasa. Inilah fenomena yang nampak pada kaum kolotisme (jahiliyyah) dulu.
 
Selengkapnya »



Berhias Diri dengan Akhlak yang Baik


Redaksi Al Wala’ Wal Bara’
 
Ketahuilah, menghiasi diri dengan akhlak yang baik termasuk unsur-unsur ketakwaan, dan tidak sempurna ketakwaan seseorang itu kecuali dengan akhlak yang baik. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): "(Surga itu) disediakan bagi orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (Ali Imron: 133-134)

Dalam ayat yang mulia ini Allah Subhanahu wa Ta’ala menganggap bahwa bergaul dengan manusia dengan akhlak yang baik termasuk pilar-pilar ketakwaan.

Selengkapnya »



Berbakti kepada Orang Tua Walaupun Tidak Sayang pada Kita


Redaksi Al Wala’ Wal Bara’
 
Pertanyaan:
 
Assalaamu ‘alaikum, pak Ustadz, saya mau tanya, bagaimana caranya berbakti kepada orang tua sedangkan orang tua ketika aku kecil tidak sayang padaku. Bahkan aku seperti bukan anaknya, mohon kasih saran. Wassalaam. (081316404*)
 
Selengkapnya »



32 Cara Berbakti Pada Orang Tua


Asy Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu

1. Berbicaralah kamu kepada kedua orang tuamu dengan adab dan janganlah mengucapkan “Ah” kepada mereka, jangan hardik mereka, berucaplah kepada mereka dengan ucapan yang mulia.

2. Selalu taati mereka berdua di dalam perkara selain maksiat, dan tidak ada ketaatan kepada makhluk di dalam bermaksiat kepada sang Khalik.

Selengkapnya »



Birrul Walidain : Berbakti Kepada Kedua Orang Tua !


Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al Atsari

MAKNA "AL BIRR"

Al Birr yaitu kebaikan, berdasarkan sabda Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam (artinya) : "Al Birr adalah baiknya akhlaq". (Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya Nomor 1794).

Al Birr merupakan haq kedua orang tua dan kerabat dekat, lawan dari Al ‘Uquuq yaitu kejelekan dan menyia-nyiakan haq..

"Al Birr adalah mentaati kedua orang tua didalam semua apa yang mereka perintahkan kepada engkau, selama tidak bermaksiat kepada Allah, dan Al ‘Uquuq dan menjauhi mereka dan tidak berbuat baik kepadanya."  (Disebutkan dalam kitab Ad Durul Mantsur 5/259)

Selengkapnya »