Tentang Blog FAKTA


Al Ustadz Abu Muhammad Abdul Mu’thi Al-Maidani
 
Pertanyaan:
 
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
 
Saya mau tanya tentang blog fakta -http://fakta.blogsome.com-

Saya sudah lama tahu tentang fitnah Surury, tepatnya sejak 2004-2005. Namun hingga awal 2007 saya masih ngaji dengan mereka dan blog saya berisi artikel dan kajian dari asatidz Surury. Hal ini disebabkan saya alergi melihat sepak terjang yang terkesan galak dan kurang adab dari sebagian ikhwan Salafy. Saya ndak suka dengan sikap seperti itu yang galak dan tidak menaruh rasa belas kasihan bahkan membuat bingung orang awam, seperti Saya. Hal itulah yang membuat saya terus menjauh dari Salafy bahkan memberi nasihat kepada temen2 untuk tdak ambil pusing melihat tingkah Salafy dan mengajak mereka untuk terus menuntut ilmu kepada Abdul hakim Abdat, Yazid Jawas, Zainal Abidin, dan lainnya dan semisalnya. Hal ini terus berlanjut.

Hingga kemudian di awal 2007 saya semakin tidak tenang hingga ahirnya Allah memberikan ketetapan kepada saya untuk pindah majelis untuk memindahkan tempat duduk saya bermualazamah menuntut ilmu kepada asatidz Salafy, diawali dengan menghadiri daurah dua hari di Karawang bersama Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed dan Abdurrahman Lombok, lalu semua daurah-daurah Salafy saya datangi, saya juga memborong semua rekaman mp3 asatidz di seluruh indonesia, sebagian saya download di internet sebagian lagi minta kiriman dari sahabat dakwah di luar daerah.

Sungguh 3 tahun saya bertahan di Surury karena akibat dari kejamnya blog Fakta yang menjauhkan saya dari Salafiyyin. Ketika saya telah menjadi Salafy saya paksa-paksakan diri untuk mencintai blog fakta, kami paksakan untuk membaca semuanya. Namun hasilnya tetap sama seperti dulu, membuat kami pusing dan pegel bacanya. Istri saya malah berkata, “ini orang gak ada kerjaan, dia kaya mata-mata yang ada di film, kan kasihan orang awam” Dan memang pernyataan istri saya iyakan.

Saya mau tanya :

Apakah Ustadz tahu siapa yang berada di balik cadar blog fakta ?
Apakah ketika melihat isinya, ustadz merekomendasikan untuk kami ?
Apakah blog fakta adalah blog Salafy ?
Apa nasihat ustadz kepada kami selanjutnya ?

Mohon penjelasan yang jelas dan gamblang disertai dgn hujjah dan dalil sehingga ini bisa kami jadikan acuan dalam bersikap. Saya pikir efek blog fakta kepada org awam sungguh sangat keterlaluan.

Barokallahu fiika wassalmualaikum warohmatullahi wabarokatuh
 
Ditanyakan oleh Abu Tilmidz

Jawab:

 
Wa’alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaatuh
 
Terkait dengan pertanyaan antum tentang blog fakta -http://fakta.blogsome.com- , saya nasehatkan kepada segenap ikhwan salafiyyin untuk tidak menghiraukannya. Anggaplah keberadaannya seperti tidak ada. Blog itu tidak mewakili dakwah yang mulia ini dan asatidzah yang menyerukannya.
 
Setahu saya blog itu tidak dikelola dan ditulis oleh orang-orang yang berilmu. Hendaknya para pengelola blog itu bertaqwa kepada Allah. Kewajiban mereka untuk menyerahkan urusan dakwah ini kepada orang-orang yang telah diberi amanah ilmu oleh Allah. Orang-orang yang bodoh sebagaimana yang dinyatakan oleh para ulama kita: “mereka membuat kerusakan dari arah yang mereka menyangkanya adalah perbaikan”.
 
Segala yang mereka perbuat akan dimintai pertanggung jawabannya disisi Allah. Termasuk ketika blog itu menjadi bumerang atas dakwah yang mulia ini sehingga memalingkan manusia dari jalan Allah. Barangsiapa yang memperburuk wajah dakwah yang mulia ini niscaya Allah tidak akan membiarkannya. Bisa jadi Allah menyesatkan seseorang pada suatu masa karena dia memiliki andil dalam menjauhkan manusia dari jalan Allah.
 
Oleh karena itu, saya mengajak para pengelola blog itu untuk meninggalkannya dan bergiat untuk menuntut ilmu. Masih banyak ilmu yang harus mereka pelajari. Serahkan urusan dakwah yang mulia ini kepada ahlinya. Karena apa yang meraka lakukan itu adalah tugas para ulama, da’i, ustadz untuk menyampaikannya kepada manusia, baik melalui lisan maupun tulisan, dengan ilmu dan hujjah dari kitabullah beserta sunnah Rosulullah shallallahu ‘alaihi wasallam atas pemahaman salaf yang dihiasi dengan ketelitian, kehati-hatian, dan cara yang benar, bukan semata-mata dengan meracau melalui fakta yang mereka temukan.
 
Wallahu A’lam Bish Shawab.
 
Dijawab oleh Ustadz Abdul Mu’thi
melalui buku tamu blog beliau tanggal 13 Mei 2008
Sumber: www.alhujjah.wordpress.com 
 
Risalah Terkait