BEDA SALAFI DENGAN HIZBI : MEMANG BEDA! KENAPA SAMA?!


Alhamdulillah Pustaka Ibnu Abbas Makassar dan Penerbit tooBAGUS Bandung telah menerbitkan buku Beda Salafi dengan Hizbi yang merupakan sebuah bantahan ilmiah terhadap buku Beda Salaf dengan Salafi karangan Mut’ab bin Suryan Al-’Ashimi. Ringkasan buku ini bisa anda baca di www.almakassari.com atau bisa langsung klik disini. Berikut ini adalah detail buku BEDA SALAFI DENGAN HIZBI :

Judul :
BEDA SALAFI DENGAN HIZBI
(Memang Beda, Kenapa Sama?)
 
Penulis : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah Al-Atsari
Muroja’ah : Ustadz Abu Hamzah Yusuf Al-Atsari
 
Tebal: 146 Hlm; Ukuran: 14X21 cm; Cover: Doff+Emboss
Penerbit : tooBAGUS Publishing (Bekerjasama dengan Pustaka Ibnu Abbas Makassar)

Selengkapnya »



Apa Makna Wahabi ?


Asy Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu
 
Orang-orang biasa melabelkan kata “Wahhabi” kepada setiap orang yang menyelisihi tradisi, kepercayaan dan bid’ah mereka, meskipun kepercayaan-kepercayaan mereka itu rusak, bertentangan dengan Al-Quranul Karim dan hadits-hadits yang sahih. Termasuk yang mereka labeli dengan julukan ini adalah dakwah kepada tauhid dan enggan berdoa (memohon) melainkan hanya kepada Allah semata.

Selengkapnya »



Beriman dan Beramal Shalih dengan Sebenarnya


Syaikh Abdurrahman Bin Nasir As Sa’di

Sarana yang paling agung yang merupakan sarana pokok dan dasar bagi tergapainya hidup bahagia adalah beriman dan beramal shalih. Allah Azza Wa Jalla berfirman (yang artinya), "Barangsiapa yang melakukan amal shalih [1] baik pria maupun wanita, sedangkan ia beriman, maka sesungguhnya akan Kami karuniakan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka lakukan."(An Nahl:97)

Selengkapnya »



Cinta dan Mengikuti Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam


Asy Syaikh Muhammad Bin Jamil Zainu

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman (yang artinya), "Katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai Allah ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu! Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang" (Ali Imran:31)

Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda (yang artinya), "Seseorang belum beriman sehingga aku lebih dicintai daripada kedua orang tua, anaknya dan seluruh manusia" ( Riwayat Bukhari dan Muslim)

Selengkapnya »



Hukum Peringatan Maulid Nabi


Asy Syaikh Abdullah Bin Abdul Aziz Bin Baz
 
Segala puji bagi Allah, semoga sholawat dan salam selalu terlimpahkan kepada junjungan kita Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, keluarganya, dan para sahabatnya, serta orang orang yang mendapat petunjuk dari Allah.

Telah berulang kali muncul pertanyaan tentang hukum upacara (ceremoni ) peringatan maulid Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam; mengadakan ibadah tertentu pada malam itu, mengucapkan salam atas beliau dan berbagai macam perbuatan lainnya.

Selengkapnya »



Peringatan Maulid Nabi Dalam Timbangan Islam


Tim Redaksi Assalafy.org
 
Sejarah Peringatan Hari Maulid Nabi Bulan Rabi’ul Awwal dikenang oleh kaum muslimin sebagai bulan maulid Nabi, karena pada bulan itulah, tepatnya pada hari senin tanggal 12, junjungan kita nabi besar Muhammad dilahirkan, menurut pendapat jumhur ulama. Mayoritas kaum muslimin pun beramai-ramai memperingatinya karena terdorong rasa mahabbah (kecintaan) kepada beliau, dengan suatu keyakinan bahwa ini adalah bagian dari hari raya Islam, bahkan terkategorikan sebagai amal ibadah mulia yang dapat mendekatkan diri kepada Allah. Lalu sejak kapankah peringatan ini diadakan?
 
Selengkapnya »