Definisi SHAHABAT Radhiyallahu ‘Anhum
Al Ustadz Qomar Suaidi, Lc
Pengertian SHAHABAT adalah siapa saja yang bertemu Nabi Muhammad Sholallahu ‘Alaihi Wasallam Dalam keadaan beriman dengannya dan meninggal di atas Islam.
Keterangan:
[Yang bertemu] Yang termasuk dalam hal ini adalah siapa saja yang pernah bertemu Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wasallam baik lama atau sebentar, yang meriwayatkan hadits dari Beliau ataupun tidak, yang berperang bersama Beliau atau tidak, dan orang yang sekilas melihat Beliau walaupun tidak bermajelis dengannya, serta orang yang tidak melihat beliau karena cacat seperti buta.
[Dalam keadaan beriman] Terkecualikan dari sini siapa saja yang bertemu dengannya dalam keadaan kafir walaupun masuk Islam setelah itu apabila tidak berjumpa dengannya di lain waktu.
[Dengannya] Terkecualikan dengannya siapa saja yang berjumpa dengannya tapi beriman dengan selain Beliau seperti mereka yang berjumpa dengan Beliau dari kalangan Ahli Kitab yang mukmin sebelum kenabian.
[Meninggal di atas Islam] Terkecualikan dengannya yang berjumpa Beliau dalam keadaan Iman kemudian murtad dan meninggal dalam keadaan murtad -Semoga Allah melindungi kita darinya- seperti Ubaidillah bin Jahsy suami Ummu Habibah yang masuk Islam lalu masuk Kristen saat berada di Ethiopia dan meninggal dalam keadaan Kristen. Juga Abdullah bin Khathal dan Rabi’ah bin Umayyah bin Khalaf yang murtad setelah masuk Islam.
Dan masuk dalam kategori ini adalah orang yang murtad lalu kembali ke Islam sebelum meninggal baik bertemu Nabi lagi ataupun tidak. Inilah pendapat yang benar dan menjadi patokan. Tentang yang bertemu lagi dengan Nabi tidak ada perbedaan. Adapun yang tidak bertemu lagi, yang benar tetap disebut sebagai shahabat karena adanya kesepakatan Ahli Hadits yang menganggap Asyats bin Qais termasuk shahabat yang meriwayatkan hadits-haditsnya dalam kitab shahih maupun musnad, padahal dia termasuk orang yang murtad lalu kembali ke Islam pada masa kekhalifahan Abu Bakr.
Diringkas dari Muqaddimah Al Ishabah fi Tamyizisshahabah
Karya Ibnu Hajar Al Asqalani
Judul Asli: Shahabat
Sumber: Majalah Asysyariah
No 17/II/1426 H/2005 halaman 22

